Wednesday, January 17, 1990

Monologue Untukmu (1)

episode keberapa ini?
bukankah ini masih waktuku
membaca narasi tentang cinta
tentang keakuan-keakuanku

biarkan aku menyairkan kisah itu
tentang mawar sekuntum yang merekah
berharap kau muncul di jendelamu
sapa pagi semarak berserak di wajah
biarkan aku berharap
menyentuhkan puncak hidungku
meresapi aroma bunga-bunga
nafas hangat dikulitmu

ah, naskahku hilang entah kemana
narasiku semakin tak bermakna


(Jan, 1990)
kepadamu yang sekejap tadi,
membuatku lupa diri


No comments:

Post a Comment