Thursday, January 11, 1990

Elegi Pagi




pagi, kusapa matahari sekali lagi

perlahan merangkak beranjak

detik demi detik surya menapak

jalani rotasi ini hari


pernah, aku berharap pagi membatu
lantang tak lekang oleh waktu
saat butiran air nyaman memeluk daun
menebar dingin sejuk mengalun

pagi, pernah aku mereguk asa
meraih butir mutiara pagi itu
basuh seluruh ruas wajahku
sirnakan nista pembalut raga

namun pagi yang sirna seniscaya
berlalu, menghangat, lebur mengudara
melayang melanglang seiring waktu
sesingkat kehadiranmu di ruas jari-jariku


(Jan, 1990)

No comments:

Post a Comment