Mengapa senja begitu kau puja?
seolah waktu kan habis
di putihnya pantai yang terkikis
Masih ada lagu pagi esok hari
dan hamparan sejuk butiran embun
Yang mendingin di kulit-kulit ari
kaki-kaki elok para bidadari
menyelesaikan tariannya
Dan sayapnya menebar benih:
masih ada cinta hari ini
untuk hati yang selalu bernyanyi!
Dan aroma rambutnya merebak:
mengetuk pintu yg terkunci,
menguak sekat yg tercekat,
menelusup celah-celah perindu
Tuntun sesiapa mencari belahan jiwanya