(Kepada Nyi Uyut)
tiba-tiba aku rindu wajahmu
dengan kerut-kerut yang dalam
bercerita tentang masa ke masa
bertahun lamanya
yang kuingat hanya ketika kau senyum
dengan tawa terkekeh terlontar merdu
dari mulutmu yang keriput tak bergigi
dan matamu yang selalu tertawa berseri
yang kukenang hanya kerentaan buku jarimu
yang dingin dan bisu menyentuh keningku
ketika kuucapkan selamat jalan;
kali terakhir
yang tertinggal hanya kenangan
mengganti sesuatu yang hilang;
sosokmu yang damai menyejukkan
(Ciledug, 23 April 2001)
-pengalaman batin-
No comments:
Post a Comment