meja yang padanya terserak kertas buram
tak adakah kata yang bisa kausampaikan
sesuatu untuk melepasku dari belenggu
jeratan erat dari sekat-sekat masa lalu
tinta pena yang padanya aku tenggelam
tak adakah kisah yang bisa kau rangkai
ajak jari-jariku yang lelah mencercah
menggurat rindu di pikiranku membuncah
ajak jari-jariku yang lelah mencercah
menggurat rindu di pikiranku membuncah
rona rupaku yang padanya buram tak berjiwa
mengguratkan muram tanpa senyum tawa
gerak yang menyisakan langkah lemah
tinggalkan jejak-jejak jiwa yang terbata patah
aku yang kian terserak kertas buram
goreskan tinta pena dan tenggelam
tak berwarna, selain noktah hitam
seperti hari-hari yang silam dan kini sama
detak kehidupan yang sepertinya tanpa makna
detak kehidupan yang sepertinya tanpa makna
(Januari 2006)
potret sepanjang masa
No comments:
Post a Comment