Monday, May 21, 1990

Terpana

merdu mendayu
lantunnya tak henti memukau
ketika langkahku mati
dan aku menoleh nyaris tanpa rasa
ada gaung membelai telinga
memaksaku terpana, kurasa

tatapnya mematriku, malam itu
memaku waktu, berhenti
geraknya lembut gemulai
dan syahdu malam kusemai


(21 Mei, 1990)
-In the lobby


No comments:

Post a Comment